Kamis, 08 Agustus 2013

Tips sukses penangkaran murai batu untuk bisnis

S
ampai saat ini, murai batumasih menempati urutan teratas dalam berbagai lomba burung berkicau, baik di level paling kecil (latihan rutin), lomba lokal, lomba regional, maupun lomba nasional. Murai batu (MB) hampir selalu dilempatkan di kelas utama atau kelas paling bergengsi. Meski popularitas lovebird dari hari ke hari terus meningkat, rasanya masih sulit untuk menggeser MB. Mengapa? Berikut ini artikel menarik yang ditulis H Syamsul Saputro, atau lebih akrab disapa Om Syamsul, dari SKL Bird Farm, Jaribarang, Indramayu.


SKL Bird Farm
Halaman depan SKL Bird Farm di Jatibarang, Indramayu.
—
Ada beberapa faktor yang menyebabkan murai batu menjadi burung terfavorit di kalangan kicaumania. Sebagian faktor ini jarang dimiliki burung lain, sehingga menjadi daya dukung tersendiri dalam mempertahankan MB sebagai top kicauan di kalangan kicaumania Indonesia, bahkan di sejumlah negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Beberapa faktor pendukung tersebut antara lain :
1. Perawatan relatif mudah
Perawatan burung murai batu relatif mudah, apalagi makanan hanya berupa voer dan serangga seperti jangkrik, kroto, ulat hongkong, dan cacing tanah. Rawatan harian biasanya cukup voer, jangkrik, dan kroto. Cacing hanya diberikan sesekali. Sedangkan ulat hongkong umumnya diberikan menjelang atau saat lomba. Silakan cek perawatan harian murai batu di sini, dan rawatan lomba di sini.
Mahal dan tidak biaya perawatan biasanya ditentukan oleh porsi pemberian kroto, karena telur semut rangrang menjadi komponen biaya pakan terbesar, mengingat harga di pasaran cenderung naik. Tetapi ini juga berlaku untuk pemilik jenis burung lain yang juga makan kroto, bukan?
2. Gayanya sangat atraktif
Gaya murai batu saat bertarung sungguh atraktif, ngeplay, dengan selalu menaikturunkan ekornya yang cantik. Jenis burung lain yang memiliki gaya bertarung atraktif adalah anis merah dan kacer (apalagi yang ndelosor). Silakan lihat gaya atraktif murai batu Natalia di bawah ini :
Murai Batu Ekor Hitam Natalia
Murai Batu Ekor Hitam Natalia
►
—
3. Volumenye tembus keluar lapangan
Saat berkicau, volume suara yang dikeluarkan murai batu tembus sampai keluar lapangan. Bahkan dalam lomba di mana aturan non-teriak tak dihiraukan pemain dan penonton, kita masih bisa memantau jagoan kita sedang menembak, yaitu dilihat dari gerakan tubuh burungnya.
Pokoknya, dalam situasi apapun, juri di dalam lapangan maupun pemilik yang di luar lapangan masih bisa memantau burungnya saat sedang berkerja. Inilah salah satu keunggulan murai batu sehingga dinobatkan sebagai burung lomba papan atas. Bahkan di kalangan internasional, murai batu dijuluki sebagai burung pengicau terbaik di dunia.
4. Mudah ditangkarkan
Faktor lain yang mendukung popularitas murai batu adalah mudah ditangkarkan, bahkan dalam lahan sempit sekalipun. Om Kicau juga beberapa kali menurunkan artikel mengenai penangkaran murai batu dalam kandang gantung maupun dalam sangkar gantung.
Saat ini, beberapa event organizer (EO) sudah membuka kelas MB ring. Bahkan sejumlah even besar (nasional) pun telah memulainya sejak beberapa tahun lalu seperti BnR Award, Piala Raja, dan Valentine PBI. Even terbaru seperti Ronggolawe Cup dan Kicaumania Cup juga membuka kelas MB ring. GelaranEB-Odjoss Bird Champhion yang akan berlangsung di Cibubur, 30 Juni 2013,  pun membuka kelas murai batu penangkaran.
Bahkan, mulai tahun depan, pada gelaran lomba burung akbar tertentu kita hanya boleh menurunkan burung-burung hasil penangkaran saja, terutama untuk kelas murai batu.

Indukan murai batu
Pasangan induk murai batu di SKL Bird Farm.
—
Populasi MB di alam liar makin kritis
Ketika lomba burung berkicau dimulai pada Agustus 1976, burung terpopular saat itu adalah anis merah dan cucakrowo. Tetapi sejak awal 2000-an, murai batu menyodok ke papan atas dan menjadi jenis burung paling diminati kicaumania. Ini ternyata berimbas pada populasinya di alam liar, atau di habitat aslinya. Pasalnya, terjadi perburuan murai batu secara besar-besaran, sehingga dampaknya terasa saat ini: populasi murai batu di alam liar makin kritis.
Karena itulah, SKL Bird Farm bersama bird farm lain di Indonesia mulai terlibat aktif dalam penangkaran murai batu. Tapi upaya ini hanya bisa menekan angka perburuan liar, belum mampu menghentikannya. Sebab masih ada anggapan murai batu hasil tangkapan alam lebih berkualitas daripada burung hasil penangkaran. Yang lebih sering juara adalah MB hasil tangkapan hutan.
Logika ini salah besar. Di Jakarta, sudah banyak MB ring yang menjuarai di kelas MB biasa. Demikian juga di daerah lain. Jika saat ini lebih banyak MB hasil tangkapan hutan yang juara, itu karena yang dilombakan memang lebih banyak murai batu hasil tangkapan hutan, persentasenya sekitar 90 : 10. Jika persentasenya berimbang, misalnya 50 : 50, pasti murai batu ring lebih sering menang. Sebab, keunggulan MB ring adalah lebih jinak dan bisa “dibentuk” sejak awal.
Berbagai keunggulan serta kemudahan dalam penangkaran mestinya menyadarkan kita untuk selalu menggunakan MB hasil tangkaran. Usaha penangkaran yang dilakukan sejumlah breeder, termasuk SKL, memang bisa menekan perburuan murai batu di alam liar. Sayangnya, jumlah penangkar MB belum sebanding dengan tingginya permintaan konsumen. Akibatnya, perburuan di alam liar masih terjadi di berbagai daerah, dan populasinya dari hari ke hari terus menyusut.
Hasil survai Tim SKL menunjukkan, populasi murai batu di habitatnya kini sangat memprihatinkan. Bahkan pengepul dan beberapa pemilik toko burung di Jalan Bintang Medan sudah mulai berhenti mengirim murai batu ke Jawa, karena stok tahun ini turun sangat drastis. Mereka bertutur, “Bagaimana dengan tahun depan, Pak? Makin bertambah suram ya?”
Sebagian pengepul hanya mampu memiliki beberapa ekor saja. Tetapi jumlah yang terlalu sedikit membuat mereka ragu mengirim ke Jawa. Jika dipaksakan untuk dikirim, tentu ongkos kirim menjadi sangat mahal. Pada akhirnya, mereka lebih memilih menjualnya ke pasar lokal. Itupun selalu ludes hanya dalam hitungan jam atau hari saja.
Bukan cerita omong kosong jika saat ini banyak pemikat murai batu yang kembali ke profesi lamanya sebagai petani, kembali turun ke ladang, atau memikat jenis burung lainnya seperti cucak hijau dan kacer. Ini menunjukkan tanda-tanda keberadaan murai batu di habitatnya sudah kritis.
Bisa difahami jika Pemerintah Provinsi Aceh mengeluarkan berbagai aturan yang melarang penangkapan, perdagangan, atau membawa keluar murai batu dari wilayah tersebut (cek artikelnya di sini). Sejumlah pemerintah kabupaten di Aceh pun telah mengeluarkan qanun atau peraturan serupa, seperti Pemerintah Kabupaten Simeulue.
Apa yang terjadi jika permintaan lebih tinggi dari pasokan? Sesuai dengan hukum ekonomi, khususnya hukum supply and demand,  harga barang (dalam hal ini murai batu) akan meningkat tajam. Jika harga murai batu terus meningkat dan tak terkendali, apa yang akan terjadi selanjutnya?
Tentu harganya tidak akan terjangkau oleh kalangan tertentu. Hal ini bisa membuat murai batu menjadi burung eksklusif yang hanya bisa dinikmati kalangan ekonomi menengah ke atas. Padahal, jumlah mereka tidak seberapa dibandingkan dengan kicaumania dari strata ekonomi menengah ke bawah.
Jika murai batu hanya bisa dinikmati kalangan minoritas, apa yang akan terjadi? Tentu pamor murai batu tidak akan lagi seheboh / semeriah ketika semua kalangan bisa berpartisipasi.
Penangkaran MB sebagai bisnis murni
Bagaimana solusinya? Untuk menghindari kemungkinan buruk tersebut, diperlukan partisipasi dari sebagian kicaumania maupun para pemodal yang hobi burung. Partisipasi paling riil adalah terlibat aktif dalam usaha penangkaran burung murai batu.

murai batu penangkaran
MB ring terbukti bisa mengalahkan MB tangkapan hutan.
—
Perlu diingat, bagi yang ingin menangkar murai batu, ini adalah bisnis atau perdagangan, jadi bukan sekadar penyaluran hobi. Ada perbedaan antara hobi dan bisnis dalam mengelola murai batu. Apabila sekadar penyaluran hobi, memelihara murai batu dijamin pasti rugi terus, tidak akan pernah meraih keuntungan. Hadiah bagi pemenang umumnya belum bisa menutupi biaya perawatan harian.

SKL Bird Farm
Sebagai bisnis murni, perlu perencanaan kandang secara matang.
—
Hampir semua hobi pasti merugi, karena imbalan / keuntungan yang didapat hanya sebatas kesenangan / kebahagiaan hati saja. Ini memang sudah konsekuensi, dan sebagian penghobi memang tak mempermasalahkan faktor biaya. Hobi memancing, misalnya, bisa menghabiskan puluhan juta apalagi memancing di laut dalam, bahkan ada yang memancing sampai ke luar negeri.
Jika Anda hobi badminton, silakan dihitung sendiri biaya untuk membeli raket, sepatu, jersey, sewa lapangan, sampai… taruhannya. Apa yang didapat? Hanya kesenangan hati semata bukan? Memang, membuat hati senang sekarang juga butuh biaya mahal.
Nah, jika Anda hobi burung, dan berminat menangkar murai batu, Anda dapat memperoleh keduanya: kepuasan batin / penyaluran hobi, sekaligus mendatangkan keuntungan finansial. Hanya saja, ketika sudah nyemplung ke dunia breeding, yang harus lebih diutamakan adalah aspek bisnisnya. Syukur-syukur usaha ini memberi keuntungan, hobi tersalurkan, dan Anda pun sudah berpartisipasi dalam pelestarian murai batu.
Karena lebih memperhatikan aspek bisnis, maka penangkaran murai batu juga bisa dijalankan oleh pemodal yang selama ini kurang faham dengan seluk-beluk murai batu. Dalam hal ini, pemodal seperti ini memercayakan manajemenbreeding kepada ahlinya, termasuk program pemasteran sejak dini, perawatan rutin, dan sebagainya. Dengan demikian, pemilik modal cukup menangani manajemen usaha saja.
pemasteran murai batupemasteran murai batu
pemasteran murai batupemasteran murai batu
Program pemasteran di SKL Bird Farm
—
Sekali lagi, penangkaran murai batu harus benar-benar murni bisnis. Jika Anda masih saja mendahulukan hobi, tentu MB jawara akan terus diturunkan dari lomba ke lomba. Anda tak mau menjadikannya sebagai indukan, karena khawatir jika keturunannya dibeli orang dan moncer di arena lomba, bahkan mengalahkan burung kebanggaan Anda. Jadi, kalau Anda bersikeras menyimpan burung istimewa, berarti Anda masih mendahulukan penyaluran hobi, dan dijamin pasti merugi.
Apabila Anda memandang penangkaran murai batu murni sebagai bisnis, burung jawara pun harus dijadikan indukan. Ia akan terus menjadi mesin ATM hidup bagi Anda, karena akan selalu menghasilkan anakan berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi. Di mana-mana, MB yang memiliki trah juara pasti memiliki harga jual istimewa.
Mengapa menangkarkan murai batu adalah murni bisnis? Prinsip berbisnis adalah apa yang kita investasikan cepat atau lambat akan kembali modal. Misalnya, Anda menginvestasikan uang untuk sepasang MB seharga Rp 8 juta. Selama satu tahun ternyata bisa menetas tiga kali. Lalu Anda jual anakannya seharga Rp 4 juta sepasang. Jadi, omzet yang dihasilkan selama setahun Rp 12 juta (3 x Rp 4 juta). Keuntungan kotor yang diperoleh sebesar Rp 4 juta (Rp 12 juta – Rp 8 juta).
Kok sedikit? Itu kan hanya hitungan untuk sepasang induk. Bagaimana jika Anda memiliki 10 pasang induk? Setahun bisa mencapai Rp 40 juta. Jika Anda memiliki 20 pasang indukan, laba kotor pun bisa mendekati Rp 80 juta / tahun, atau Rp 6,7 juta per bulan.
Pada tahun kedua, keuntungan sudah tidak diperhitungkan lagi dengan modal inti bernama indukan. Jadi, jika Anda memiliki 20 pasang indukan, laba kotor sudah bukan lagi Rp 80 juta / tahun, melainkan Rp 240 juta / tahun.
Jika banyak burung produk penangkaran Anda moncer di arena lomba, harga anakan bisa dinaikkan lebih dari Rp 4 juta / pasang. Sebab, sebagaimana perusahaan dengan brand images bagus, harga akan selalu menyertai kualitas produk, juga menyertai citra perusahaan itu sendiri.
Hal menarik lainnya dari bisnis penangkaran murai batu adalah Anda akan selalu mendapatkan laba, sementara modal inti berupa pasangan induk masih berada di tangan Anda, dan akan terus berproduksi. Sebagian besar dapat dijual, dan sebagian lainnya disisakan untuk replacement atau penggantian calon indukan maupun pengembangan jumlah indukan. Jadi modal inti tak perlu dibeli, tetapi diperoleh dari hasil breeding sendiri.
Kalaupun suatu ketika, karena berbagai hal yang tak bisa dihindari, Anda harus berhenti menjadi penangkar murai batu, indukan masih bisa dijual. Kalau mau dijual cepat, misalnya seharga Rp 6 juta sepasang, pasti laku seperti kacang goreng. Tetapi Anda masih tetap untung, apalagi jika diperhitungkan dengan hasil penjualan anakan selama ini.
Bagaimana jika indukan dijual di atas harga modalnya? Tentunya keuntungan yang diperoleh akan berlipat. Belum lagi keuntungan yang diperoleh dari harga anakan yang setiap tahun cenderung meningkat. Jadi, penangkaran murai batu ini sama manisnya dengan investasi tanah, he.. he.. he…
Di zaman sekarang, rasanya hanya sedikit sekali ada jenis usaha yang semenggiurkan penangkaran murai batu. Bisnis ini bisa balik modal dalam hitungan beberapa bulan atau maksimal setahun. Bahkan dalam waktu kurang setahun, sebagian besar penangkar murai batu bukan hanya bisa mencapaibreak event point (BEP), tetapi sudah bisa mencetak laba !!!

Indukan murai batu
Penangkaran murai batu sangat prospektif, karena stok selalu habis terserap pasar.
—
Mungkin ada yang nyeletuk, “Gimana Om, kalau di tengah jalan tiba-tiba indukan mati?”. Wah, yang namanya musibah, itu bisa terjadi di mana-mana. Semua lini bisnis pasti ada risikonya. Banyak contoh ketika musibah tidak diharapkan, jauh dari bayangannya selama ini, tiba-tiba terjadi.
  • Lihat betapa banyak perajin tempe gulung tikar ketika harga kedelai impor melambung tinggi.
  • Lihat betapa banyak pengusaha yang gulung tikar akibat lokasi usahanya terendam lumpur Lapindo.
  • Lihat seorang pengusaha garmen atau mebel kaya raya, tiba-tiba gudangnya terbakar tanpa sempat diasuransikan.
Sebagian musibah memang tidak bisa dielakkan, jika itu memang kehendak Tuhan untuk menguji keimanan kita. Tetapi, ada sebagian musibah yang sebenarnya berawal dari keteledoran kita. Dalam konteks penangkaran murai batu, hal-hal yang bersifat keteledoran yang bisa menggagalkan usaha Anda adalah lalai menjaga kebersihan kandang, lalai menjaga kesehatan burung (manajemen kesehatan), sehingga mengundang potensi sumber penyakit, termasuk penyakit yang mematikan burung.
Dalam berusaha, tugas manusia adalah menjalankan pekerjaan itu dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya, tinggal berdoa dan berserah diri kepada Sang Pencipta.
Kemungkinan terpahit yang biasanya terjadi dalam setiap penangkaran murai batu adalah burung dicuri orang, burung terbang, dan burung mati. Jadi, persoalannya adalah bagaimana kita menerapkan manajemen keamanan, manajemen perawatan dan penanganan burung, serta manajemen kesehatan burung.
“Terus bagaimana cara memasarkan anakannya, Om?”
Silakan Anda pilih secara acak nomor telepon / HP pemilik penangkaran MB. Saya jamin tidak ada yang ready stock, alias harus indent (pesan dulu). Apalagi jika penangkarannya bonafid. Apa artinya? Ini menunjukkan hampir semua penangkar MB kekurangan pasokan siap jual, sehingga calon pembeli atau pelanggar harus antre sampai indukan menghasilkan anakan yang siap jual.
Nah, dari berbagai uraian di atas, apakah Anda tidak berminat untuk menangkarkan murai batu? Siapa takut??? Jangan terlambat !!! Siapa cepat bertindak, maka dia akan cepat mendapatkan berkah-Nya. Amin…
*) H Syamsul Saputro adalah pemilik Shakila Putra (SKL) Bird Farm, salah satu penangkar murai batu (dan lovebird) terbesar di Indonesia, yang menerapkan sistem bedol kandang / jebol kandang untuk mendorong tumbuhnya para penangkar murai batu di Indonesia.
—

Om Syamsul / SKL Bird Farm

Alamat : Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu.

Kontak: 081 2200 72 191 / 0877 2750 5831 / 085 733 69 5959

—
Semoga bermanfaat.

READ MORE - Tips sukses penangkaran murai batu untuk bisnis

Selasa, 06 Agustus 2013

Manfaat Cacing Tanah

    Cacing tanah termasuk binatang invertebrata (tidak bertulang belakang) dan tanah telah lama banyak dibudidayakan. Ia hidup di dalam tanah yang gembur dan lembab. Cacing tanah mengandung kadar protein tinggiDari hasil penelitian menunjukkan cacing kristal mempunyai kandungan protein cukup tinggi, yaitu sekitar 72%, yang dapat dikategorikan sebagai protein murni. Kalau dibandingkan dengan jenis bahan makanan asal hewan lainnya, misalnya ikan teri yang biasanya dipakai dalam campuran ransum unggas, mempunyai kandungan protein protein kasar berkisar antara 58-67% dan bekicot dengan kandungan protein 60,90%, masih jauh lebih rendah dibanding dengan cacing tanah. kegunaannya cukup mencengangkan, yaitu untuk suplemen obat dan kecantikan.Di balik tubuhnya yang panjang dan berlendir itu banyak menyimpan manfaat. Cacing tanah umunya dikenal sebagai pembalik tanah, makanan burung, dan digunakan sebagai umpan untuk memancing. Ternyata cacing juga bermanfaat dalam dunia medis dan kesehatan.

Berikut ini manfaat cacing tanah untuk kesehatan dan pengobatan

Obat tifus

Cacing tanah yang dibersihkan dapat menghambat pertumbuhan bakteri salmonella, yang biasanya mengganggu thyphosa pencernaan manusia. Pasien dapat mengkonsumsi cacing tanah rebus atau kapsul cacing bubuk dengan madu. Pengobatan Tifus menggunakan cacing tanah rupanya diakui oleh para ahli farmakologi.

Obat Diare

Wabah penyakit diare sering terjadi di masyarakat. Nah, cacing tanah menjadi salah satu obat tradisional yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit diare. Cacing tanah merupakan antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella penyebab diare disentri.

Melancarkan Sirkulasi darah

Cacing tanah mengandung enzim yang dapat menghancurkan lemak jahat di pembuluh darah,  sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Itulah alasan mengapa cacing tanah yang sering digunakan untuk pengobatan pasien dengan hipertensi dan stroke.

Melancarkan Pencernaan

Cacing tanah mengandung enzim, katalase, dan selulosa yang dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh. Dengan demikian, secara tidak langsung cacing dapat membuat pencernaan menjadi lebih halus.

Antipiretik

Cacing Tanah ekstrak yang mengandung nitrogen basa,  yang dapat mengurangi demam pada penyakit tertentu seperti tifus. Penggunaan cacing tanah untuk mengurangi panas ternyata lebih baik,  daripada bahan kimia seperti parasetamol yang dapat meninggalkan efek samping. Penelitian pada laboratorium IPB telah membuktikan ini untuk pengobatan.

Menenangkan

Cacing tanah mengandung Pheretima yang dapat mempengaruhi sistem saraf. Pheretima akan membawa efek tenang, menghentikan kejang, dan mengurangi rasa sakit sehingga sangat ideal untuk digunakan untuk sakit gigi, sakit kepala, dan rematik.

Meningkatkan energi

Kandungan taurin dalam cacing tanah dapat meningkatkan metabolisme lemak,  yang akan diubah menjadi energi. Efek ini juga bermanfaat bagi wanita yang sedang diet.

Menjaga kesehatan kulit

Cacing tanah juga mengandung alfa-tokoferol dapat mempertahankan elastisitas kulit dan kemudaan. Untuk itu, bahan baku cacing tanah banyak dipasok oleh perusaahan kosmetik.

Menyembuhkan luka

Hal ini karena cacing mengandung unsusr asam arakidonat, yaitu yang bisa mempercepat pertumbuhan sel-sel baru.
Sebelum konsumsi, cacing tanah harus diolah dengan cara yang benar. Pada awalnya perut cacing dibelah, dan keluarkan tanah atau kotoran dari perutnya. Setelah itu, dicuci hingga bersih lalu rebus. Rebusan airnya juga dapat digunakan sebagai  obat tradisional. Namun saat ini sudah tersedia obat dari cacing tanah, yang dapat diperoleh dengan mudah sudah dalam bentuk kapsul, sehingga tidak repot-repot untuk memprosesnya. Perlu diingat sekali lagi, pengolahan cacing tanah harus benar-benar bersih,  sehingga  tidak ada infeksi bakteri  yang berada dalam tubuh cacing.
READ MORE - Manfaat Cacing Tanah

Senin, 05 Agustus 2013

INFO DAN PERAWATAN BURUNG KACER

BURUNG KACER
Scientific classification
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Passeriformes
Family: Muscicapidae
Genus: Copsychus
Species: C. saularis, C. sechellarum, C. albospecularis



BURUNG KACER 
Burung kacer atau Magpie Robin yang populer di Indonesia saat ini ada dua jenis, yakni kacer hitam yang sering disebut kacer jawa dan kacer poci atau kacer sekoci yang sering disebut kacer sumatra. Burung ini memang masih berkerabat yakni sama-sama dalam genus Copsychus.
Burung kacer jawa nama ilmiahnya adalah Copsychus sechellarum sedangkan kacer poci adalah Copsychus saularis.
Perbedaan keduanya yang menyolok hanyalah pada warna bulu hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua di bagian dada sampai dekat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui kacer poci warna hitam hanya sampai dada dan ke bawah hingga kloaka berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat mirip dengan kacer poci atau kacer sumatra adalah kacer madagaskar (Copsychus albospecularis).
.
Habitat Burung Kacer
Seperti disebutkan di atas, kacer terdiri dari 3 species, yakni Copsychus saularis, Copsychus sechellarum dan Copsychus albospecularis. Khusus untuk Copsychus saularis (Oriental Magpie Robin) ini terdiri dari 9 subspecies, yaitu:
 KACER
Kacer poci atau sekoci atau kacer sumatra
1. saularis, (Thailand, India, Nepal, Malaysia, Indonesia)
2. andamanensis, (Kep. Andaman)
3. musicus, (Peninsular, Malaysia, Thailand)
4. prosthopellus, (Hainan-China)
5. erimelas (India ke Indochina),
6. pluto (Sabah-Malaysia, Borneo-Indonesia),
7. ceylonensis (India, Srilanka),
8. adamsi (Sabah-Malaysia, Borneo-Indonesia),
9. mindanensis (Mindanao-Philippines).
Kacer sumatera atau kacer poci mempunyai warna hitam pada kepala, leher sebatas dada, punggung dan bagian luar ekor. Sedangkan warna putih berada pada dada, perut dan ekor bagian dalam. Penyebaran mulai China, India, Nepal, Thailand, Indochina, Filipina, Malaysia dan Indonesia.
 KACER
Kacer hitam atau sering disebut kacer jawa
Memiliki suara yang keras, nyaring dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil membuka ekor serta mengeluarkan suara kicauan yang merdu. Burung ini sangat menyukai udara panas.
Kacer hitam (Copsychus sechellarum) atau Seychelles Magpie Robin penyebarannya mulai dari Seychelles (Afrika), Jawa dan Kalimantan (Indonesia). Seluruh tubuh berwarna hitam, kecuali pada sayap terdapat warna putih. Kemampuan berkicau sangat baik dan pintar menirukan suara-suara di sekelilingnya. Penampilan sangat atraktif sambil memainkan ekor. Volume suara sedang. Jenis ini juga sangat suka dengan udara panas.
 KACER
Kacer madagaskar
Sementara itu kacer madagaskar atau Madagascar Magpie Robin (Copsychus albospecularis) terdiri dari dari 3 subspecies, yakni pica, albospecularis dan inexpectatus. Seluruh subspecies Copsychus albospecularis ini tersebar di wilayah Madagascar Afrika.
Bagian leher sebelah atas, punggung dan ekor berwarna hitam kebiru-biruan. Kemampuan berkicaunya tidak kalah dari kedua sepupunya C. saularis dan C. sechellarum.
Selain dari ketiga species di atas, ada satu jenis kacer lagi yang beredar di kalangan pedagang dan pemilik burung kacer, yaitu Kacer Blorok. Jenis ini menurut anggapan kebanyakan orang maupun peneliti adalah merupakan hasil perkawinan silang yang terjadi di alam, antara Kacer Hitam Putih (C. saularis) dengan Kacer Hitam (C. sechellarum).
Ciri Burung Kacer Jantan dan Betina
Secara fisik, jantan dan betina burung kacer mudah dibedakan terutama yang sudah dewasa. Pada jantan, bulu hitam pada kepala dan dada mengkilat, sementara yang betina berwarna abu-abu.
Sementara untuk usia trotolan, maka semburat warna hitam pada jantan sudah terlihat meski hanya pada satu dua bulu, sementara trotolan betina  hanya warna gelap atau hitam pudar cenderung abu-abu.
+Cara memilih bahan burung kacer yang baik
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung kacer.
  • Jika pilihan untuk kicauan, tentunya yang berkelamin jantan, dengan ciri warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras.
  • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata.
  • Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik..
  • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
  • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah kaki yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal..

    +Cara perawatan burung kacer
    -Tempat: burung kacer bisa dipelihara dengan sangkar kotak ukuran 40 x 40 x 60 cm atau bisa juga bulat dengan diameter 40 cm. Sementara tenggeran atau pangkringan bisa dibuat dua bersilang dengan diameter masing-masing 1,5 cmdari bahan cabang kayu asam. Pilih kayu dengan permukaan kulit yang agak kasar tetapi tidak tajam sehingga bisa untuk mengasah paruh agar tidak runcing. Untuk perawatan harian, kacer tidak perlu dikerodng dan hanya dikeorodng malam hari agar tidak kedinginan.
    - Pakan: Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D
    Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.
    Yang termasuk mineral yang diperlukan burung anis merah adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.
    Makanan dan extra fooding yang sesuai untuk burung kacer
    • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung kacer. Voer harus selalu tersedia didalam cepuknya. Selalu ganti dengan voer yang baru setiap dua hari sekali.
    • EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik buat burung kacer yaitu: jangkrik, orong-orong, kroto, cacing, ulat hongkong, ulat bambu, ulat kandang, kelabang, belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut.



      Perawatan dan setelan harian burung kacer
    Perawatan harian untuk burung kacer relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
    Berikut ini pola perawatan harian dan setelan harian untuk burung kacer::
    • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung).
    • Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan voer dan air minum.
    • Berikan jangkrik 3 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan jangkrik secara langsung pada burung.
    • Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis.
    • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit.
    • Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master. Agar lebih efektif, burung dikerodong selama pemasteran.
    • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
    • Berikan jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.
    • Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan diperdengarkan suara master selama masa istirahat sampai pagi harinya.
    .
    +Pemahaman mbagong pada burung kacer
    Istilah mbagong atau nguda laut atau mbedesi menunjuk pada perilaku kacer yang memkarkan bulu dan menekuk kepala seperti bentuk kuda laut dan bersuara “cir”.berulang. Pada dasarnya kacer mbagong atau tidak, itu sangat kondisional.
    Hanya saja soal kacer mbagong, memang rata-rata kacer mbagong meski munculnya karakter itu antara satu kacer dengan yang lainnjya berbeda-beda. Hal itu juga dipengaruhi oleh kondisi fisik dan mental kacer pada saat itu.
    Rata-rata kacer yang jawara pun pernah mbagong. Jadi, harus ada semacam catatan pada kacer kita, dalam kondisi apa dan penyebab apa kacer itu biasanya mbagong dan dalam kondisi seperti yang tidak mbagong jika ketemua kacer lain. Dengan mengetahui hal itu, kita bisa menekan semaksimal mungkin agar kacer tidak mbagong kalau ditarungkan.
    Dalam persoalan mbagong dan tidak mbagong ini, bahkan saya berani mengatakan bahwa “tidak ada kacer yang tidak pernah mbagong”. Artinya, kondisi burung kacer memang tidak bisa selalu fit, selalu normal kondisi birahinya dan sebagainya. Dengan demikian, yang paling penting dilakukan adalah menjaga agar burung selalu dalam kondisi fit.
    Agar kacer berada dalam kondisi fit, maka asupan pakan dengan vitamin, mineral dan gizi lain yang seimbang harus diperhatikan. Jika burung terlalu banyak bagong dan sulit pulih ke kondisi fit, berarti burung kacer tersebut mengalami disefisiensi mineral. Hal yang perlu dilakukan adalah memberikan terapi mandi pasir.
    Burung yang kekurangan mineral manifestasinya bisa macam-macam. Burung kacer misalnya, mudah mbagong. Manifestasi lainnya adalah menunjukkan gejala rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); paralysa (lumpuh) dan juga perosis (tumit bengkak). Pada burung yang baru menetas, bisa terjadi gejala cacat, urat keting (tendo), terlepas sendinya, tercerai (luxatio); paruh meleset, kekurangan darah, pucat dan lemah. Dan hal yang paling sering juga bulu burung mudah patah sehabis mabung, tidak berkilau alias kusam.
    Untuk melalukan terapi mandi pasir, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
    1. Carilah tanah yang bersih dan bebas pestisida. Jika Anda tidak bisa memastikan tanah yang bagus dan bersih, Anda bisa menggunakan bubukan batu bata yang disaring. Cari saja batu bata yang empuk jangan yang keras karena meski disaring, bubukan bata yang keras bisa juga merusak bulu burung seperti halnya pasir.
    2. Pastikan Anda menggunakan tanah yang mengandung banyak mineral. Jika Anda tidak bisa mendapatkannya, maka cukup Anda mendapatkan bubukan bata kemudian dicampur dengan Bird Mineral secukupnya. Bird mineral adalah salah satu produk kesehatan burung yang di dalamnya terdapat calcium, phosphor, iron (besi), manganase, iodium, cuprum, zinccum, magnesium, sodium, kalium, vitamin B12 dan vitamin D3.
    3. Isi bak karamba burung dengan tanah yang sudah Anda campur dengan Bird Mineral tersebut dan masukkan burung ke dalamnya seperti kalau Anda sedang memandikan burung. Beberapa burung akan mau melakukan kipu atau mandi pasir, sedangkan yang lainnya tidak. Untuk hal ini, memang perlu dilatih secara telaten dan sabar.
    Kalau burung Anda tidak mau mandi pasir atau Anda tidak telaten dan sabar melatihnya agar mau mandi pasir, Anda bisa saja langsung memberikan Bird Mineral dengan cara mencampurnya ke dalam voer atau kroto (untuk burung yang mau makan kroto). Yang penting dalam hal ini adalah memastikan burung mendapatkan mineral yang tepat, pas dan terukur.
    Dengan membiasakan burung mandi pasir/ tanah, maka Anda sudah memastikan burung kacer kita tidak kekurangan mineral sehingga tidak mudah drop dan mbagong, memiliki bulu kuat, mulus, berkilau sehabis molting atau ngurak alias mabung; tidak terkena rachitis (tulang-tulang lembek, bengkok dan abnormal); bebas paralysa (lumpuh); bebas perosis (tumit bengkak).
    .
    +Penanganan burung kacer untuk lomba
    Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
    Berikut ini pola perawatan dan setelan lomba untuk burung kacer:
  • H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 5 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan jangkrik 3-5 ekor dan ulat hongkong 6-15 ekor.
  • Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan jangkrik 2 ekor lagi.
Penting
Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung kacer lain.
Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.
Perawatan dan setelan burung kacer pasca lomba. Perawatan pasca lomba ini sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini pola perawatan dan setelan pasca lomba untuk burung kacer:
  • Porsi EF dikembalikan ke setelan harian.
  • Berikan multivitamin pada air minum pada H+1 setelah lomba.
  • Sampai H+3 setelah lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
.
+Perawatan dan setelan burung kacer mabung
Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.
Pola perawatan kacer masa mabung:
  • Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari atau kalau untuk penanganan ekstrim burung mabung, bisa dilakukan perawatan ekstem mabung.
  • Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: stelan jangkrik dibuat 5 ekor pagi dan 5 ekor sore, kroto 1 sendok makan setiap pagi dan cacing 2 ekor 3x seminggu
  • Pemberian multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu sangat perlu..
Lakukan pemasteran
Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

Sumber : http://omkicau.com/kacer/
READ MORE - INFO DAN PERAWATAN BURUNG KACER
 
© 2011 INFO OKE | Except as noted, this content is licensed under Creative Commons Attribution 2.5.
For details and restrictions, see the Content License | Recode by Ardhiansyam | Based on Android Developers Blog